Forum Riset dan Inovasi Daerah Kota Makassar
Perkuat Ekosistem Inovasi, Bagian Hukum Setda Kota Makassar Hadiri Forum Riset dan Inovasi Daerah
MAKASSAR – Dalam rangka mendorong optimalisasi pelayanan publik berbasis kreativitas dan keterbukaan tata kelola pemerintahan, Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Makassar menghadiri agenda penting yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Makassar pada Senin (6/7/2026). Kegiatan bertajuk "Forum Riset dan Inovasi Daerah" ini dipusatkan di Aula Sipakalebbi Pemerintah Kota Makassar, Balaikota
Kehadiran perwakilan Bagian Hukum Setda Kota Makassar merupakan bentuk komitmen penuh terhadap penguatan kelembagaan riset dan inovasi daerah. Langkah strategis ini selaras dengan upaya pemerintah dalam mendongkrak pencapaian Indeks Inovasi Daerah (IID) Kota Makassar agar semakin progresif dan berdampak nyata bagi pelayanan publik.
Kepala BRIDA Kota Makassar, Haidil Adha, S.Sos., MM, dalam undangannya menjelaskan bahwa forum ini dirancang secara khusus untuk melakukan monitoring, coaching, serta pendampingan teknis kepada seluruh Perangkat Daerah. Proses pembinaan difokuskan pada penyusunan dokumen serta penginputan evidence inovasi daerah ke dalam aplikasi sistem penilaian indeks resmi.
Terdapat tiga agenda utama yang diikuti oleh perwakilan Bagian Hukum selama forum berlangsung, di antaranya:
- Monitoring dan Evaluasi: Peninjauan langsung terhadap progres pelaporan inovasi Perangkat Daerah oleh Tim Ahli Pemerintah Kota Makassar.
- Pendampingan Teknis: Bimbingan intensif penginputan seluruh berkas pendukung (evidence) pada aplikasi Indeks Inovasi Daerah.
- Konsultasi Kebijakan: Verifikasi serta validasi pemenuhan kelengkapan dokumen inovasi agar sesuai dengan standar mutu tata kelola.
Pada pelaksanaannya, utusan dari Bagian Hukum Setda Kota Makassar turut membawa perangkat laptop kerja dan portofolio dokumen pendukung inovasi internal. Partisipasi aktif ini dinilai krusial guna memastikan setiap produk kebijakan, terobosan digitalisasi layanan, maupun regulasi lokal yang diinisiasi oleh Setda telah memenuhi indikator penilaian yang dipersyaratkan oleh tim penguji.
Melalui forum asistensi yang berlangsung interaktif ini, Bagian Hukum Setda Kota Makassar menargetkan penginputan data pendukung dapat rampung secara presisi. Hal ini diharapkan mampu memperkuat legalitas formal dan kualitas substansi dari inovasi yang diusulkan, sekaligus menyukseskan visi Pemerintah Kota Makassar dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang responsif, adaptif, dan berdaya saing tinggi.